ganas 33 Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang
Jakarta (ANTARA) - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel memuji semangat juang timnya saat berhasil membawa pulang satu poin dari Stadion H. Agus Salim,ganas 33 Padang, kandang Semen Padang, dengan skor 0-0 pada laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026, Rabu.
Hal ini dikatakan Van Gastel setelah timnya sudah kehilangan satu pemain, Fahreza Sudin, pada menit ke-38 karena kartu merah akibat melanggar Samuel Christianson Simanjuntak..
“Dan saya mengagumi tim saya atas semangat juang yang kita tunjukkan. Jadi kita tidak hanya bisa bermain cukup baik, tetapi kita juga punya semangat juang,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi PSIM, Kamis.
Baca juga: PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
Semangat juang yang ditunjukkan timnya ini dengan keberhasilan meraih satu poin, kata Van Gastel, terasa seperti “sebuah kemenangan”.
“Kita sudah menunjukkannya di pertandingan melawan Bali dan Biak dan semua pertandingan di mana kita tertinggal satu, dua, atau bahkan tiga gol. Jadi, saya rasa bagi kami ini terasa sedikit seperti, sebuah kemenangan,” kata pelatih asal Belanda tersebut.
Mengomentari jalannya laga ini, Van Gastel melihat permainan berjalan seimbang saat awal laga. Namun, ia kemudian perubahan taktik timnya pasca insiden kartu merah.
“Saya rasa sampai terjadinya kartu merah, permainannya seimbang. Jika Anda mendapat kartu merah maka, jalannya pertandingan berubah,” kata Van Gastel.
Baca juga: Semen Padang tahan imbang 10 pemain PSIM Yogyakarta
“Kami mencoba untuk menutup ruang karena kita kalah jumlah satu pemain. Jadi Anda mencoba untuk membuat blok pertahanan rendah,” tambah dia.
Senada dengan pelatih, Riyatno Abiyoso, winger andalan Laskar Mataram memberi penghargaan kepada rekan satu timnya yang berhasil menuntaskan laga malam ini dengan baik.
“Apresiasi juga untuk semua rekan atas perjuangan maksimal mempertahankan poin malam ini. Kita patut bersyukur bisa mendapat poin di kandang lawan,” ucap dia.
Tambahan satu poin ini membuat PSIM mengoleksi 38 poin di posisi delapan, sementara di sisi lain satu poin yang didapatkan Kabau Sirah membuat mereka keluar dari posisi juru kunci klasemen.
Baca juga: Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:teknologi)
- Pelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2
- Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang
- Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
- Juventus tumbangkan Pisa setelah evaluasi taktik
- Pelatih Persib: Laga lawan Persebaya akan berlangsung sengit
- Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya
- Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan
- Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
- Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3
- Skuad Garuda untuk FIFA Series tunjukkan sikap realistis pelatih
- Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
- Akhiri perjuangan di AFF Futsal 2026, Indonesia huni peringkat empat
- Pesan Umuh jelang Persib hadapi Persebaya di Surabaya
- Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- Gustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM Makassar
- Persebaya tampil tanpa beban hadapi juara bertahan Persib
- TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- bokep indo views+
- situs scam views+
